Nuraeni, Neta (2026) PERBANDINGAN TINGKAT KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL DENGAN OBAT KIMIA SINTETIK UNTUK PENGOBATAN DIABETES DI KELURAHAN DESA KERTASARI KECAMATAN SURADADI. Diploma thesis, UNIVERSITAS HARKAT NEGERI.
|
Text (Cover)
cover NETA NURAENI_23080065.pdf Download (657kB) |
|
|
Text (BAB I)
bab I NETA NURAENI_23080065.pdf Download (24kB) |
|
|
Text (BAB II)
bab II NETA NURAENI_23080065.pdf Download (132kB) |
|
|
Text (BAB III)
bab III NETA NURAENI_23080065.pdf Restricted to Registered users only Download (46kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
bab IV NETA NURAENI_23080065.pdf Restricted to Registered users only Download (70kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
bab V NETA NURAENI_23080065.pdf Download (6kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
daftar pustaka NETA NURAENI_23080065.pdf Download (35kB) |
|
|
Text (Lampiran)
lampiran NETA NURAENI_23080065.pdf Download (1MB) |
Abstract
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan memerlukan pengobatan jangka panjang. Di masyarakat, terdapat dua pilihan utama terapi, yaitu obat tradisional dan obat kimia sintetik, yang masing-masing dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional dan obat kimia sintetik untuk pengobatan diabetes di Desa Kertasari RW.05 Kecamatan Suradadi. Kajian teori mengacu pada konsep kepercayaan menurut Mayer (ability, benevolence, integrity), teori masyarakat, serta tinjauan tentang diabetes melitus dan terapi farmakologis maupun herbal. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan crosssectional. Sampel penelitian sebanyak 58 responden yang diambil menggunakan metode total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara deskriptif serta uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat kepercayaan terhadap obat kimia sintetik sebesar 72,44% lebih tinggi dibandingkan obat tradisional sebesar 66,15%. Uji Wilcoxon menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan (p=0,022). Mayoritas responden (69%) cenderung memilih obat kimia sintetik, dipengaruhi oleh presepsi efektivitas, pengalaman, dan keamanan. Kata Kunci : Tingkat Kepercayaan, Obat Tradisonal, Obat Kimia Sintetik, Diabetes Melitus, Masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Sekolah Vokasi Kesehatan > Diploma III Farmasi |
| Depositing User: | Neta Nuraeni |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 03:06 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 03:06 |
| URI: | http://repository.harkatnegeri.ac.id/id/eprint/8439 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

