Sulistio, Noval Pandu (2026) Implementasi Relaksasi Otot Progresif Dengan Natural sound Sebagai Terapi Nonfarmakologis Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Margadana Kota Tegal. Diploma thesis, UNIVERSITAS HARKAT NEGERI.
|
Text (Cover)
Cover noval.pdf Download (961kB) |
|
|
Text (BAB I)
Bab 1 noval.pdf Download (192kB) |
|
|
Text (BAB II)
bab 2 noval.pdf Download (382kB) |
|
|
Text (BAB III)
bab 3 noval.pdf Restricted to Registered users only Download (320kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
bab 4 noval.pdf Restricted to Registered users only Download (231kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
bab 5 noval.pdf Download (177kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
daftar pustaka.pdf Download (174kB) |
|
|
Text (Lampiran)
lampiran.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah arteri sistemik secara persisten yang dapat memicu komplikasi fatal jika tidak ditangani. Dampak fisiologisnya sering kali menimbulkan masalah keperawatan berupa nyeri akut, perfusi perifer tidak efektif, hingga intoleransi aktivitas. Salah satu pendekatan mandiri nonfarmakologis untuk menurunkan ketegangan saraf simpatis dan meredakan gejala tersebut adalah kombinasi terapi relaksasi otot progresif dengan stimulasi audio berupa natural sound. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif kualitatif yang berfokus pada asuhan keperawatan pasien hipertensi. Subjek studi kasus adalah Ny. T (59 tahun) yang berdomisili di Pesurungan Lor, Kota Tegal. Intervensi dilakukan selama lima hari berturut-turut (8–12 Juni 2026) dengan menerapkan terapi relaksasi otot progresif yang diiringi musik natural sound selama 15 menit di setiap sesinya. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi tekanan darah (sfigmomanometer) dan skala nyeri numerik (Numeric Rating Scale). Hasil: Hasil implementasi selama lima hari menunjukkan adanya perubahan klinis yang signifikan pada pasien. Skala nyeri kepala yang dirasakan Ny. T menurun secara bertahap dari skala 5 (nyeri sedang) pada hari pertama menjadi skala 0 (nyeri hilang/teratasi) pada hari kelima. Selain itu, terjadi penurunan tekanan darah yang konsisten dari 176/116 mmHg sebelum intervensi menjadi 135/85 mmHg pada evaluasi akhir. Evaluasi asuhan menunjukkan diagnosa keperawatan nyeri akut dan intoleransi aktivitas berhasil teratasi sepenuhnya, sedangkan diagnosa perfusi perifer tidak efektif teratasi sebagian. Diskusi: Kombinasi antara relaksasi otot progresif dan terapi natural sound terbukti efektif merangsang sistem saraf parasimpatis, sehingga menurunkan sekresi hormon stres (seperti kortisol dan adrenalin) yang pada akhirnya menurunkan resistensi pembuluh darah perifer dan meredakan nyeri. Meskipun terapi nonfarmakologis ini sangat efektif sebagai intervensi pendamping mandiri di rumah, kepatuhan pasien dalam mengontrol pola hidup dan terapi farmakologis jangka panjang tetap memegang peranan penting dalam keberhasilan manajemen hipertensi secara holistik. Kata Kunci: Hipertensi, Relaksasi Otot Progresif, Natural Sound.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Sekolah Vokasi Kesehatan > Diploma III Keperawatan |
| Depositing User: | Noval Pandu Sulistio |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 05:17 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 05:17 |
| URI: | http://repository.harkatnegeri.ac.id/id/eprint/8771 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

