Implementasi Pengaturan Penggunaan Gawai Terhadap Kualitas Tidur Pada Remaja

Wahyuni, Selfi Dwi (2026) Implementasi Pengaturan Penggunaan Gawai Terhadap Kualitas Tidur Pada Remaja. Diploma thesis, UNIVERSITAS HARKAT NEGERI.

[img] Text (Cover)
cover selpi.pdf

Download (712kB)
[img] Text (BAB I)
bab 1 selpi.pdf

Download (293kB)
[img] Text (BAB II)
bab 2 selpi.pdf

Download (353kB)
[img] Text (BAB III)
bab 3 selpi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (368kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
bab 4 selpi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (359kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
bab 5 selpi.pdf

Download (222kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
dapus selpi.pdf

Download (265kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
lampiran selpi.pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan gawai yang berlebihan, terutama sebelum tidur, dapat menyebabkan penurunan kualitas tidur pada remaja. Kondisi ini ditandai dengan sulit memulai tidur, durasi tidur yang pendek, serta rasa lelah pada siang hari. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan melalui pengaturan penggunaan gawai terhadap kualitas tidur pada remaja dengan gangguan pola tidur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah satu remaja perempuan berusia 19 tahun yang mengalami gangguan pola tidur akibat penggunaan gawai berlebihan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengukuran kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), dan pemantauan pola tidur menggunakan smartwatch. Implementasi keperawatan dilakukan selama 5 hari menggunakan intervensi Dukungan Tidur dan Edukasi kesehatan. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah intervensi, sedangkan pemantauan harian dilakukan menggunakan smartwatch untuk menilai waktu tidur, durasi tidur, dan frekuensi terbangun. Hasil: Hasil pengkajian menunjukkan klien menggunakan gawai sekitar 8 jam per hari, memiliki skor PSQI 10 yang menunjukkan kualitas tidur buruk, dan durasi tidur sekitar 3 jam. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan adalah Gangguan Pola Tidur berhubungan dengan penggunaan gawai berlebihan dan Defisit Pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi. Setelah dilakukan implementasi keperawatan berupa dukungan tidur dan edukasi kesehatan, terjadi peningkatan kualitas tidur yang ditandai dengan penurunan skor PSQI dari 10 menjadi 4, peningkatan durasi tidur dari 3 jam menjadi 7 jam 56 menit, penurunan penggunaan gawai dari 8 jam menjadi 4 jam per hari, serta berkurangnya frekuensi terbangun pada malam hari dari 3 kali menjadi 1 kali. Kesimpulan: Pengaturan penggunaan gawai melalui intervensi dukungan tidur dan edukasi kesehatan efektif meningkatkan kualitas tidur pada remaja dengan gangguan pola tidur. Kata kunci: penggunaan gawai, kualitas tidur, remaja, gangguan pola tidur, asuhan keperawatan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Sekolah Vokasi Kesehatan > Diploma III Keperawatan
Depositing User: Selfi Dwi Wahyuni
Date Deposited: 09 Oct 2026 08:55
Last Modified: 09 Oct 2026 08:55
URI: http://repository.harkatnegeri.ac.id/id/eprint/8103

Actions (login required)

View Item View Item