Implementasi Konsumsi Rebusan Daun Seledri (Apium Graveolens) Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi

Awalia, Rosita Suci (2026) Implementasi Konsumsi Rebusan Daun Seledri (Apium Graveolens) Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi. Diploma thesis, UNIVERSITAS HARKAT NEGERI.

[img] Text (Cover)
cover rosita.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
KTI BAB 1.pdf

Download (298kB)
[img] Text (BAB II)
KTI BAB 2.pdf

Download (449kB)
[img] Text (BAB III)
KTI BAB 3 (2).pdf
Restricted to Registered users only

Download (325kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
KTI BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (426kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
KTI BAB 5.pdf

Download (332kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
KTI DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (261kB)
[img] Text (Lampiran)
KTI LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak dialami oleh lanjut usia (lansia) dan menjadi penyebab utama meningkatnya angka morbiditas dan mortalitas akibat komplikasi penyakit kardiovaskular. Pengendalian hipertensi memerlukan penatalaksanaan yang tepat melalui terapi farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan adalah minuman rebusan daun seledri (Apium graveolens) karena mengandung senyawa aktif seperti apiin, apigenin, manitol, flavonoid, phthalides, dan kalium yang berpotensi membantu menurunkan tekanan darah. Tujuan: Menerapkan asuhan keperawatan melalui pemberian minuman rebusan daun seledri untuk membantu menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan pada seorang pasien lansia berusia 77 tahun yang menderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Bandung, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengukuran tekanan darah, dan dokumentasi. Intervensi dilakukan selama lima hari berturut-turut dengan pemberian minuman rebusan daun seledri sebanyak 200 ml dua kali sehari, yaitu pagi dan sore hari sebelum makan, disertai pemantauan tekanan darah, pengkajian nyeri, edukasi kesehatan, serta evaluasi perkembangan pasien. Hasil: Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami hipertensi dengan tekanan darah 180/90 mmHg disertai keluhan nyeri kepala menjalar ke tengkuk dengan skala nyeri 7 dan mudah lelah saat beraktivitas. Setelah dilakukan implementasi asuhan keperawatan selama lima hari, tekanan darah pasien menurun menjadi 146/79 mmHg, skala nyeri menurun menjadi 1, pasien tampak lebih rileks, keluhan nyeri kepala berkurang, serta toleransi aktivitas mengalami peningkatan. Kesimpulan: Pemberian minuman rebusan daun seledri sebagai terapi komplementer yang dikombinasikan dengan asuhan keperawatan dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi intensitas nyeri kepala, dan meningkatkan toleransi aktivitas pada lansia penderita hipertensi. Rebusan daun seledri dapat digunakan sebagai terapi pendamping pengobatan medis dengan tetap memperhatikan anjuran dan pemantauan dari tenaga kesehatan. Kata Kunci: hipertensi, lansia, rebusan daun seledri, tekanan darah, terapi komplementer.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Sekolah Vokasi Kesehatan > Diploma III Keperawatan
Depositing User: Rosita Suci Awalia
Date Deposited: 09 Oct 2026 07:45
Last Modified: 09 Oct 2026 07:45
URI: http://repository.harkatnegeri.ac.id/id/eprint/8088

Actions (login required)

View Item View Item