Azalia, Ulin (2026) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI PENYAKIT KULIT PADA PASIEN DI APOTEK 24 JAM TEGAL. Diploma thesis, UNIVERSITAS HARKAT NEGRI.
|
Text
COVER.pdf Download (788kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (311kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Download (470kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (460kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (578kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Download (188kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (428kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penyakit kulit merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dianggap ringan, sehingga banyak individu yang melakukan pengobatan mandiri atau swamedikasi. Swamedikasi tanpa pengetahuan cukup dapat menyebabkan masalah seperti salah pilih obat, dosis tidak tepat, dan efek samping. Oleh karena itu, tingkat pengetahuan pasien memiliki peranan penting dalam membentuk perilaku swamedikasi yang tepat dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi penyakit kulit pada pasien di Apotek 24 Jam Tegal. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif non-eksperimental dengan rancangan analitik observasional dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian meliputi pasien berusia minimal 18 tahun yang datang ke apotek. Sampel penelitian berjumlah 84 responden, dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, berupa pertanyaan singkat tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi penyakit kulit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi penyakit kulit menunjukkan pola yang sama, pada kategori baik 41 responden (48,8%), kategori cukup 28 responden (33,3%), dan kategori kurang 15 responden (17,9%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), artinya terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi penyakit kulit. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan berperan penting dalam membentuk perilaku swamedikasi yang tepat dan aman. Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Perilaku, Swamedikasi, Penyakit Kulit, Apotek 24 Jam
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Sekolah Vokasi Kesehatan > Diploma III Farmasi |
| Depositing User: | Ulin Azalia |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 02:24 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 03:06 |
| URI: | http://repository.harkatnegeri.ac.id/id/eprint/7288 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

