GAMBARAN MANAJEMEN STOK OBAT DAN KEJADIAN OUT OF STOCK DI APOTEK MEDINA RAHMA PEKALONGAN

Rizqilah, Emiliana (2026) GAMBARAN MANAJEMEN STOK OBAT DAN KEJADIAN OUT OF STOCK DI APOTEK MEDINA RAHMA PEKALONGAN. Diploma thesis, Universitas Harkat Negeri.

[img] Text (COVER)
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (311kB)
[img] Text (COVER)
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf

Download (359kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (705kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf

Download (184kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (407kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (3MB)

Abstract

Ketersediaan obat merupakan aspek fundamental dalam pelayanan kesehatan, namun kekosongan stok (out of stock) masih menjadi tantangan signifikan di berbagai fasilitas kefarmasian. Berdasarkan observasi awal periode Mei-Juli 2025 di Apotek Medina Rahma Pekalongan, ditemukan kekosongan pada obat esensial seperti antibiotik dan antihipertensi meskipun permintaan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran manajemen stok obat dan mengidentifikasi penyebab terjadinya out of stock di Apotek Medina Rahma Pekalongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen terkait regulasi Permenkes No. 30 Tahun 2022 dan Permenkes No. 17 Tahun 2024. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara faktual, sistematis, dan akurat mengenai objek yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen stok obat di Apotek Medina Rahma periode Mei–Juli 2025 belum berjalan optimal karena sistem perencanaan dan pemantauan belum sepenuhnya berbasis data penjualan historis. Kondisi ini menyebabkan terjadinya out of stock pada kategori obat esensial dan fast moving. Kekosongan tersebut dipicu oleh faktor internal berupa kesalahan prediksi kebutuhan serta keterlambatan pemesanan, serta faktor eksternal dari sisi distribusi Pedagang Besar Farmasi (PBF). Upaya penanganan yang dilakukan masih bersifat reaktif tanpa adanya sistem preventif yang terintegrasi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya evaluasi sistem informasi manajemen stok untuk meminimalkan kerugian finansial dan menjaga kepercayaan pasien.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Kesehatan > Diploma III Farmasi
Depositing User: Emiliana Rizqilah
Date Deposited: 22 May 2026 04:40
Last Modified: 22 May 2026 04:40
URI: http://repository.harkatnegeri.ac.id/id/eprint/6851

Actions (login required)

View Item View Item