Kedhaton, Arum Sekar (2026) PENGARUH KOMPETENSI SUMBER DAYA APARATUR DESA, SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DAN AKUNTABILITAS TERHADAP PENCEGAHAN TINDAK KECURANGAN DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DENGAN MORAL SENSITIVITY SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI PADA DESA SE-KABUPATEN TEGAL). Diploma thesis, UNIVERSITAS HARKAT NEGERI.
|
Text (COVER SKRIPSI)
COVER SKRIPSI BARU.pdf Download (569kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1 .pdf Download (269kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Download (354kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III NEW.pdf Restricted to Registered users only Download (454kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV .pdf Restricted to Registered users only Download (432kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
BAB V .pdf Download (200kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKAA.pdf Download (239kB) |
|
|
Text (DAFTAR LAMPIRAN)
DAFTAR LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya aparatur desa, sistem pengendalian internal, dan akuntabilitas terhadap pencegahan tindak kecurangan dalam pengelolaan keuangan desa, serta menguji kemampuan moral sensitivity dalam memoderasi hubungan tersebut. Studi ini berfokus pada pemerintah desa di seluruh wilayah Kabupaten Tegal. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh perangkat desa di Kabupaten Tegal yang berjumlah 2.341 orang dari 281 desa. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling, dengan jumlah kuesioner yang berhasil dikumpulkan dan valid untuk diolah sebanyak 100 responden. Metode analisis data yang diterapkan adalah Partial Least Square (PLS) dengan menggunakan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya aparatur desa dan sistem pengendalian internal berpengaruh secara signifikan terhadap pencegahan tindak kecurangan dalam pengelolaan keuangan desa. Sebaliknya, akuntabilitas ditemukan tidak memiliki pengaruh terhadap pencegahan tindak kecurangan dalam pengelolaan keuangan desa. Selain itu, variabel moral sensitivity dinyatakan gagal atau tidak mampu memoderasi pengaruh kompetensi sumber daya aparatur desa, sistem pengendalian internal, maupun akuntabilitas terhadap pencegahan tindak kecurangan dalam pengelolaan keuangan desa. Nilai R-Square Adjusted menunjukkan bahwa kontribusi seluruh variabel independen dan moderasi dalam menjelaskan variabilitas pencegahan tindak kecurangan adalah sebesar 65,2%, sedangkan 34,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Kata Kunci: Kompetensi Aparatur Desa, Sistem Pengendalian Internal, Akuntabilitas, Pencegahan Tindak Kecurangan, Moral Sensitivity.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HG Finance |
| Divisions: | Sekolah Vokasi Akuntansi > Diploma IV Akuntansi Sektor Publik |
| Depositing User: | Kedhaton Arum Sekar |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 04:16 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 04:16 |
| URI: | http://repository.harkatnegeri.ac.id/id/eprint/8743 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

