Pasya, Rasyia Islami (2026) GAMBARAN POLA ASUH ANAK DENGAN ORANG TUA YANG MENGALAMI GANGGUAN JIWA PERSEPSI SENSORI HALUSINASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANDUNG. Diploma thesis, UNIVERSITAS HARKAT NEGERI.
|
Text (COVER)
NEW LAPORAN_TUGASAKHIR_PASYA-1-17.pdf Download (728kB) |
|
|
Text (BAB I)
NEW LAPORAN_TUGASAKHIR_PASYA-18-24.pdf Download (292kB) |
|
|
Text (BAB II)
NEW LAPORAN_TUGASAKHIR_PASYA-25-37.pdf Download (324kB) |
|
|
Text (BAB III)
NEW LAPORAN_TUGASAKHIR_PASYA-38-45.pdf Restricted to Registered users only Download (300kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
NEW LAPORAN_TUGASAKHIR_PASYA-46-99.pdf Restricted to Registered users only Download (600kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
NEW LAPORAN_TUGASAKHIR_PASYA-100-101.pdf Download (215kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
NEW LAPORAN_TUGASAKHIR_PASYA-102-105.pdf Download (254kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
NEW LAPORAN_TUGASAKHIR_PASYA-106-137.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Orang tua dengan gangguan jiwa berpotensi mengalami hambatan dalam menjalankan peran pengasuhan anak sehingga dapat memengaruhi pola asuh yang diterapkan. Pola asuh ibu merupakan cara ibu merawat, membimbing, mendidik, mengawasi, dan memenuhi kebutuhan anak selama tumbuh kembangnya. Tujuan: Mengetahui gambaran pola asuh pada anak dengan orang tua yang mengalami gangguan jiwa persepsi sensori halusinasi. Metode: Penelitian menggunakan studi kasus pada dua responden yang merupakan orang tua dengan gangguan jiwa persepsi sensori halusinasi dan memiliki anak. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil Penelitian: Kedua responden mengalami gangguan persepsi sensori halusinasi dengan tingkat keparahan berbeda. Responden pertama mengalami halusinasi pendengaran dengan tingkat keparahan ringan dan menerapkan pola asuh demokratis. Responden kedua mengalami halusinasi pendengaran dan penglihatan dengan tingkat keparahan sedang hingga berat serta menerapkan pola asuh demokratis. Pola asuh demokratis menjadi pola asuh utama pada kedua responden. Dukungan keluarga, kepatuhan pengobatan, dan kondisi psikososial turut memengaruhi tingkat keparahan halusinasi dan pelaksanaan pengasuhan. Kesimpulan: Ibu dengan gangguan jiwa persepsi sensori halusinasi tetap dapat menjalankan peran pengasuhan melalui pola asuh demokratis yang didukung pengobatan dan dukungan keluarga yang baik. Kata Kunci: Pola Asuh Anak, Orang Tua dengan Gangguan Jiwa, Persepsi Sensori Halusinasi, Pola Asuh Demokratis, Studi Kasus
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Sekolah Vokasi Kesehatan > Diploma III Keperawatan |
| Depositing User: | Rasyia Islami Pasya |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 06:20 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 06:20 |
| URI: | http://repository.harkatnegeri.ac.id/id/eprint/7952 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

