Pangestu, Aisyah Putri (2026) Gambaran Penerapan Pelayanan Farmasi Klinik Oleh Apoteker Di Puskesmas Tegal Selatan Berdasarkan Permenkes No.74 Tahun 2016. Diploma thesis, UNIVERSITAS HARKAT NEGERI.
|
Text (COVER)
cover Aisyah.pdf Download (716kB) |
|
|
Text (BAB I)
bab I Aisyah .pdf Download (205kB) |
|
|
Text (BAB II)
bab II Aisyah .pdf Download (409kB) |
|
|
Text (BAB III)
bab III Aisyah.pdf Download (217kB) |
|
|
Text (BAB IV)
bab IV Aisyah .pdf Restricted to Registered users only Download (362kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
bab V Aisyah .pdf Download (110kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka Aisyah.pdf Download (178kB) |
|
|
Text (Lampiran)
lampiran aisyah.pdf Download (4MB) |
Abstract
Pangestu, Aisyah Putri., Barlian, Akhmad Aniq., Nurcahyo, Heru., 2026. Gambaran Penerapan Pelayanan Farmasi Klinik Oleh Apoteker di Puskesmas Tegal Selatan Berdasarkan Permenkes No. 74 Tahun 2016. Pokok permasalahan penelitian ini tentang penerapan pelayanan farmasi klinik oleh Apoteker di Puskesmas Tegal Selatan. Tujuan penelitian dalam rangka memberi gambaran seberapa jauhnya penerapan pelayanan farmasi klinik oleh Apoteker di Puskesmas Tegal Selatan sebagaimana Permenkes No. 74 Tahun 2016. Pendekatan kualitatif memanfaatkan jenis penelitian deskriptif kualitatif dipakai di penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terkait kegiatan Pelayanan Farmasi Klinik di Puskesmas Tegal Selatan. Secara keseluruhan, temuan penelitian mengindikasikan bahwa praktik pelayanan farmasi klinik telah dilaksanakan dengan merujuk pada regulasi yang berlaku, yang mencakup kegiatan telaah dan pelayanan resep, Pelayanan Informasi Obat (PIO), konseling, Pemantauan Terapi Obat (PTO), serta Evaluasi Penggunaan Obat (EPO). Namun demikian, penerapannya masih menghadapi sejumlah kendala sehingga belum sepenuhnya mencapai tingkat optimal, khususnya dalam hal pemenuhan kelengkapan administrasi yang masih belum sesuai standar yang ditetapkan. Selain itu, kegiatan visite kepada pasien belum dapat diterapkan karena Puskesmas yang menjadi lokasi penelitian tidak memiliki fasilitas rawat inap. Proses pemantauan efek samping obat pun belum dilakukan secara berkesinambungan hingga tahap pelaporan ke sistem monitoring nasional. Dengan demikian, dibutuhkan langkah-langkah perbaikan yang lebih sistematis guna memperkuat konsistensi dan mutu pelaksanaan pelayanan farmasi klinik, sehingga keselamatan pasien serta kualitas layanan di Puskesmas dapat semakin ditingkatkan. Kata Kunci : Puskesmas, Pelayanan Farmasi Klinik, wawancara mendalam
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Sekolah Vokasi Kesehatan > Diploma III Farmasi |
| Depositing User: | Aisyah Putri Pangestu |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 02:50 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 02:50 |
| URI: | http://repository.harkatnegeri.ac.id/id/eprint/7896 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

