nisa, haerotun ninis (2026) GAMBARAN KEJADIAN SKRINING RESEP ADMINISTRATIF PADA RESEP ANAK DI RS MUTIARA BUNDA. Diploma thesis, universitas harkat negeri.
|
Text (COVER)
cover TA Ninis haerotun nisa (23080038).pdf Download (740kB) |
|
|
Text (BAB I)
bab I TA Ninis haerotun nisa (23080044).pdf Download (29kB) |
|
|
Text (BAB II)
bab II TA Ninis haerotun nisa (23080043).pdf Restricted to Registered users only Download (103kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
bab III TA Ninis haerotun nisa (23080042).pdf Restricted to Registered users only Download (37kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
bab IV TA Ninis haerotun nisa (23080041).pdf Download (61kB) |
|
|
Text (BAB V)
bab V TA Ninis haerotun nisa (23080040).pdf Download (17kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka TA Ninis haerotun nisa (23080039).pdf Download (30kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
lampiran TA Ninis haerotun nisa (23080038).pdf Download (808kB) |
Abstract
Skrining resep merupakan salah satu upaya penting dalam menjamin keselamatan pasien, terutama pada pasien anak yang memerlukan ketelitian lebih dalam peresepan obat. Skrining resep administratif dilakukan untuk memastikan kelengkapan data pada resep, seperti identitas pasien, identitas dokter, serta kejelasan penulisan resep. Ketidaklengkapan administratif dapat meningkatkan risiko terjadinya medication error. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian skrining resep administratif pada resep anak di RS Mutiara Bunda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian sebanyak 50 resep anak yang diambil pada periode penelitian tertentu. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi berdasarkan komponen skrining administratif yang meliputi nama pasien, umur pasien, berat badan pasien, nama dokter, nomor SIP dokter, paraf/tanda tangan dokter, tanggal resep, dan kejelasan penulisan resep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 resep yang dianalisis, seluruh resep (100%) mengalami ketidaklengkapan pada komponen administratif tertentu. Komponen yang paling banyak tidak lengkap adalah berat badan pasien, dan nomor SIP dokter. Sementara itu, beberapa komponen seperti nama pasien, umur pasien nama dokter, paraf dokter, tanggal resep, dan kejelasan penulisan telah terisi dengan lengkap. Analisis penyebab dilakukan melalui metode wawancara mendalam kepada tenaga kesehatan berdasarkan 10 dimensi PNKP Kemenkes 2022. Kata Kunci: Skrining resep, administratif, resep anak, medication error
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Sekolah Vokasi Kesehatan > Diploma III Farmasi |
| Depositing User: | NINIS HAEROTUN NISA |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 03:53 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 03:53 |
| URI: | http://repository.harkatnegeri.ac.id/id/eprint/8364 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

