LESTARI, WINDIYARTI (2026) IMPLEMENTASI SENAM DIABETIK MENGGUNAKAN PLASTISIN PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS KECAMATAN BREBES DESA PENGEMPON. Diploma thesis, UNIVERSITAS HARKAT NEGERI.
|
Text (COVER)
COVER (4).pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB I.pdf Download (222kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Download (494kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (214kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (449kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Download (196kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (174kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Melitus Tipe II Pada lansia memicu neuropati perifer dengan keluhan kesemutan dan kaku pada telapak kaki dan jari jari kaki. Salah satu terapi nonfarmakologis adalah senam diabetik menggunakan plastisin, yaitu latihan fisik kaki terstuktur yang dipadukan dengan manipulasi plastisin (Lilin mainan) menggunakan jari jari kaki untuk merangsang saraf perifer.Tujuan: Menerapkan asuhan keperawatan berbasis Evidence-Based Practice melalui senam diabetik plastisin untuk menurunkan kadar gula darah dan memperbaiki perfusi perifer lansia. Metode: Penelitian studi kasus deskriptif pada seorang lansia (60 tahun) dengan Diabetes Melitus Tipe II dan hipertensi di Kabupaten Brebes. Terapi diberikan dengan cara melatih pasien melakukan gerakan senam kaki diabetik, di mana jari-jari kaki aktif mencengkeram, meremas, dan membentuk plastisin di lantai. Intervensi ini dilakukan selama tiga hari berturut-turut pada pagi hari sebelum beraktivitas, dengan durasi 15–30 menit per sesi. Evaluasi menggunakan lembar observasi dan glukometer. Hasil: Sebelum intervensi, pasien mengeluhkan kesemutan, kaku kaki, tekanan darah 190/100 mmHg, dan kadar gula darah sewaktu (GDS) 396 mg/dl. Setelah tiga hari terapi, GDS menurun menjadi 114 mg/dl, tekanan darah menjadi 113/76 mmHg, keluhan kaki hilang, dan aktivitas meningkat Kesimpulan: Senam diabetik menggunakan plastisin terbukti efektif menurunkan kadar gula darah, memperbaiki perfusi perifer, dan meningkatkan kondisi fisik lansia Diabetes Melitus Tipe II. Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe II, lansia, senam diabetik, plastisin, gula darah sewaktu.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | WINDIYARTI DIAN LESTARI |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 06:34 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 06:34 |
| URI: | http://repository.harkatnegeri.ac.id/id/eprint/8758 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

