Implementasi Cuka Apel Terhadap Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Tegal Selatan

Aisyah, Siti (2026) Implementasi Cuka Apel Terhadap Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Tegal Selatan. Diploma thesis, UNIVERSITAS HARKAT NEGERI.

[img] Text (Cover)
Cover.pdf

Download (935kB)
[img] Text (BAB I)
Bab I.pdf

Download (225kB)
[img] Text (BAB II)
Bab II.pdf

Download (406kB)
[img] Text (BAB III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (358kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (333kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
Bab V.pdf

Download (208kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (246kB)
[img] Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Kadar glukosa darah yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai komplikasi sehingga diperlukan pengelolaan yang tepat. Selain terapi farmakologis, terapi nonfarmakologis berupa pemberian cuka apel dapat menjadi terapi komplementer karena mengandung asam asetat, flavonoid, tanin, dan senyawa fenolik yang berpotensi membantu mengontrol kadar glukosa darah. Tujuan: Menerapkan asuhan keperawatan berbasis Evidence-Based Practice melalui pemberian cuka apel untuk membantu menurunkan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan satu responden, yaitu Ny. R, seorang perempuan berusia 56 tahun yang didiagnosis Diabetes Melitus Tipe 2 dan berada di wilayah kerja Puskesmas Tegal Selatan. Intervensi dilakukan selama lima hari berturut-turut dengan pemberian cuka apel sebanyak 15 ml yang dilarutkan dalam 250 ml air, diberikan dua kali sehari, disertai pemantauan kadar glukosa darah sewaktu menggunakan glukometer, observasi kondisi pasien, dan edukasi mengenai pengelolaan Diabetes Melitus. Hasil: Sebelum intervensi, pasien mengalami poliuria, polidipsia, mudah lelah, gangguan pola tidur, dan kadar glukosa darah sewaktu sebesar 275 mg/dL. Setelah lima hari intervensi, kadar glukosa darah sewaktu menurun menjadi 204 mg/dL, keluhan sering buang air kecil dan rasa haus berkurang, kualitas tidur membaik, pasien tampak lebih bugar, serta memahami pentingnya pengaturan pola makan, aktivitas fisik, dan pemantauan kadar glukosa darah sebagai bagian dari pengelolaan Diabetes Melitus. Kesimpulan: Implementasi pemberian cuka apel sebagai terapi komplementer yang disertai asuhan keperawatan efektif membantu menurunkan kadar glukosa darah dan memperbaiki kondisi klinis pasien Diabetes Melitus sehingga dapat dipertimbangkan sebagai terapi pendamping nonfarmakologis. Kata Kunci: Diabetes Melitus, cuka apel, kadar glukosa darah, terapi nonfarmakologis, asuhan keperawatan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Sekolah Vokasi Kesehatan > Diploma III Keperawatan
Depositing User: Siti Aisyah
Date Deposited: 09 Oct 2026 07:17
Last Modified: 09 Oct 2026 07:17
URI: http://repository.harkatnegeri.ac.id/id/eprint/8100

Actions (login required)

View Item View Item