GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM MENYIMPAN DAN MEMBUANG OBAT DI DESA KEPANDEAN RT 01/RW 04 BERDASARKAN PRINSIP DAGUSIBU

Aisyah, Tri Nur (2026) GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM MENYIMPAN DAN MEMBUANG OBAT DI DESA KEPANDEAN RT 01/RW 04 BERDASARKAN PRINSIP DAGUSIBU. Diploma thesis, UNIVERSITAS HARKAT NEGRI.

[img] Text (COVER)
COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (182kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf

Download (335kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (285kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (231kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf

Download (117kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (144kB)
[img] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf

Download (2MB)

Abstract

Perilaku masyarakat dalam menyimpan dan membuang obat di tingkat rumah tangga masih menjadi permasalahan kesehatan yang berpotensi menimbulkan risiko terhadap keselamatan penggunaan obat dan pencemaran lingkungan. Program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) yang digagas oleh Ikatan Apoteker Indonesia bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan obat yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku masyarakat dalam menyimpan dan membuang obat di Desa Kepandean RT 01/RW 04 Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal berdasarkan prinsip DAGUSIBU. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 80 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku menyimpan obat sebagian besar berada dalam kategori baik sebanyak 41 responden (51%), kategori cukup 22 responden (28%), dan kategori kurang 17 responden (21%). Sementara itu, perilaku membuang obat sebagian besar berada dalam kategori kurang sebanyak 39 responden (49%), kategori cukup 21 responden (26%), dan kategori baik 20 responden (25%). Kesimpulannya, perilaku masyarakat dalam menyimpan obat tergolong baik, namun perilaku membuang obat masih perlu ditingkatkan melalui edukasi dan sosialisasi berkelanjutan guna mencegah risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Sekolah Vokasi Kesehatan > Diploma III Farmasi
Depositing User: Tri Nur Aisyah
Date Deposited: 22 Sep 2026 08:07
Last Modified: 22 Sep 2026 08:07
URI: http://repository.harkatnegeri.ac.id/id/eprint/8010

Actions (login required)

View Item View Item