POLA PERESEPAN OBAT HIPERTENSI PADA PASIEN PROGRAM RUJUK BALIK (PRB) DI APOTEK GLOBAL FARMA

Amelia, Esa Diani (2026) POLA PERESEPAN OBAT HIPERTENSI PADA PASIEN PROGRAM RUJUK BALIK (PRB) DI APOTEK GLOBAL FARMA. Diploma thesis, UNIVERSITAS HARKAT NEGERI.

[img] Text (Cover)
COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf

Download (2MB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB)
[img] Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Hipertensi Pada Pasien Program Rujuk Balik (PRB) Di Apotek Global Farma. Hipertensi adalah salah satu penyakit yang berlangsung lama dan banyak terjadi di Indonesia, penyakit hipertensi menjadi penyebab utama dari komplikasi pada sistem jantung dan pembuluh darah. Program Rujuk Balik (PRB) yang dilakukan oleh BPJS kesehatan membantu dan memastikan pengobatan pasien hipertensi tetap terus berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola peresepan obat hipertensi yang diberikan kepada pasien PRB di Apotek Global Farma.Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Data penelitian merupakan data sekunder dari resep yang mengandung obat hipertensi pada bulan Juli-Agustus 2025 yang berjumlah 1.534 resep. Teknik sampling secara purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 320 resep dihitung berdasarkan rumus slovin. Variabel penelitian meliputi usia, jenis kelamin, jenis obat, golongan obat, peresepan tunggal dan kombinasi. Data penelitian di analisa dengan menghitung frekuensi dan presentase peresepan obat hipertensi.Hasil penelitian dari karakteristik pasien mayoritas pasien usia 56-65 tahun sebanyak (38,75%) dan berjenis kelamin perempuan sebanyak (56,81%). Penggunaan obat kombinasi lebih banyak (57,81%) dibandingkan dengan obat tunggal yaitu (42,19%). Jenis obat yang paling banyak digunakan adalah Calcium Channel Blocker (CCB) sebanyak 52,67%, diikuti oleh ARB sebanyak 36,63%, beta-blocker 19,34%, diuretik 9,88%, dan ACE inhibitor 2,47%. Kombinasi obat yang paling sering digunakan adalah ARB-CCB sebanyak 53,79%. Kata kunci: hipertensi, pola peresepan, pasien PRB, apotek global farma.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Kesehatan > Diploma III Farmasi
Depositing User: Esa Diani Amelia
Date Deposited: 31 Aug 2026 03:59
Last Modified: 31 Aug 2026 03:59
URI: http://repository.harkatnegeri.ac.id/id/eprint/7253

Actions (login required)

View Item View Item