IMPLEMENTASI PRIVATE CHATBOT PELAYANAN PUBLIK DESA MENGGUNAKAN LOCAL LARGE LANGUAGE MODEL GEMMA DAN EVOLUTION API BERBASIS FRAMEWORK NESTJS

Widianto, Andy (2026) IMPLEMENTASI PRIVATE CHATBOT PELAYANAN PUBLIK DESA MENGGUNAKAN LOCAL LARGE LANGUAGE MODEL GEMMA DAN EVOLUTION API BERBASIS FRAMEWORK NESTJS. Diploma thesis, UNIVERSITAS HARKAT NEGERI.

This is the latest version of this item.

[img] Text (COVER)
Cover.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB 1)
BAB_I_PENDAHULUAN.pdf

Download (199kB)
[img] Text (BAB 2)
BAB_II_TINJAUAN_PUSTAKA.pdf

Download (287kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB_III_METODOLOGI_PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (218kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB_IV_ANALISA_DAN_PERANCANGAN_SISTEM.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB 5)
BAB_V_HASIL_DAN_PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (919kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB_VI_KESIMPULAN_DAN_SARAN.pdf

Download (182kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pelayanan publik di tingkat desa masih menghadapi berbagai tantangan, di antaranya keterbatasan waktu operasional, tingginya beban kerja aparatur desa, serta belum optimalnya penyampaian informasi kepada masyarakat. Kondisi tersebut mengharuskan masyarakat datang langsung ke kantor desa untuk memperoleh informasi administrasi maupun menyampaikan pengaduan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Private Chatbot Pelayanan Publik Desa berbasis Artificial Intelligence (AI) yang terintegrasi dengan aplikasi WhatsApp sebagai media pelayanan informasi dan pengaduan secara otomatis. Metode pengembangan yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dibangun menggunakan NestJS sebagai backend, React.js sebagai frontend, PostgreSQL dengan ekstensi pgvector sebagai basis data, serta Evolution API sebagai WhatsApp Gateway. Untuk meningkatkan kualitas respons chatbot, diterapkan metode Retrieval-Augmented Generation (RAG) yang dikombinasikan dengan Large Language Model (LLM) Gemma, sehingga chatbot mampu menghasilkan jawaban berdasarkan knowledge base pelayanan publik desa. Hasil pengujian menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fitur utama sistem berfungsi sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, pengujian akurasi dan relevansi membuktikan bahwa chatbot mampu menyajikan jawaban yang sesuai dengan knowledge base serta meminimalkan risiko hallucination pada pertanyaan di luar cakupan informasi pelayanan desa. Pengujian performa menunjukkan rata-rata waktu respons sebesar 23,90 detik untuk layanan informasi chatbot dan 28,21 detik untuk proses pembuatan pengaduan. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dikembangkan mampu mendukung penyelenggaraan pelayanan publik desa secara lebih efektif, akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat melalui aplikasi WhatsApp. Kata Kunci: Artificial Intelligence, Chatbot, Pelayanan Publik Desa, WhatsApp, Retrieval-Augmented Generation (RAG), Large Language Model (LLM).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology
Depositing User: Andy Widianto
Date Deposited: 09 Oct 2026 10:46
Last Modified: 09 Oct 2026 10:46
URI: http://repository.harkatnegeri.ac.id/id/eprint/8596

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item