Indriyanti, Anik (2025) EVALUASI PERBANDINGAN PENILAIAN PERSEDIAAN BARANG DAGANG DALAM PERHITUNGAN HPP PADA PT ARTOMORO SAMUDRA ABADI. Diploma thesis, UNIVERSITAS HARKAT NEGERI.
|
Text (COVER)
COVER ANIK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Download (254kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB 2.pdf Download (329kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf Download (163kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (220kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (189kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Download (952kB) |
Abstract
Pengelolaan persediaan barang merupakan elemen krusial dalam manajemen operasional suatu perusahaan. PT. Artomoro Samudra Abadi, yang berfokus pada distribusi, menghadapi berbagai tantangan dalam mengatur persediaan agar operasionalnya berjalan dengan efisien dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk Mengevaluasi Perbandingan Penilaian Persediaan Barang Dagang Dalam Perhitungan HPP pada PT Artomoro Samudra Abadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan Studi Pustaka. Data yang terkumpul kemudian dianalisis penilaian persediaanya menggunakan metode FIFO dan kemudian dibandingkan dengan metode Moving Average yang sebelumnya sudah digunakan oleh Perusahaan untuk menilai persediaan barang dagangnya. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode FIFO dapat menghasilkan laba yang lebih optimal dibandingkan dengan metode Moving Average, selain itu metode FIFO juga dapat meminimalkan risiko habis masa garansi pada lampu cumi LED 1000 Watt. Pada metode FIFO, harga pokok penjualan yang dihasilkan lebih rendah yaitu Rp.294.800.000, dibandingkan metode Moving Average yang menghasilkan harga pokok penjualan sebesar Rp. 296.662.703 Akibatnya, laba kotor yang dihasilkan dengan metode FIFO menjadi lebih tinggi, yaitu Rp.28.250.000, sedangkan dengan metode Moving Average laba kotornya hanya Rp.26.387.297. Selisih laba kotor antara kedua metode adalah Rp.28.250.000– Rp.26.387.297= Rp.1.862.703.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HG Finance L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education |
| Divisions: | Akuntansi > Diploma III Akuntansi |
| Depositing User: | Anik Indriyanti |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 09:09 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 09:09 |
| URI: | http://repository.harkatnegeri.ac.id/id/eprint/7312 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

